Program Kerja

MISI 1

Menciptakan sumber daya manusia (SDM) Maju yang sehat, berpengetahuan, terampil, dan bermoral.

1. Menjamin akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan berkualitas melalui revitalisasi sarana dan tenaga kesehatan ( Puskesmas, Pos Kesehatan Desa, Pondok Bersalin Desa, Posyandu, Pos KB, Tanaman Obat Keluarga, Gerakan Sadar Gizi, Prilaku Hidup Sehat).

2. Memfasilitasi Dokter Keluarga Mandiri.

3. Membangun prilaku Masyarakat Hidup Sehat secara partisipatif.

4. Pembentukan program kesehatan kewilayahan (Desa/ Kelurahan Sehat, Kecamatan Sehat).

5. Menjamin akses masyarakat terhadap pendidikan berkualitas yang murah mulai tingkat PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini, Taman Kanak-Kanak, SMP/ Madrasah, SMU/ Aliyah).

6. Memfasilitasi pembentukan PAUD di setiap desa di Sumatera Selatan sebagai sarana pendidikan untuk memberdayakan generasi emas sebagai upaya membangun SDM yang unggul.

7. Revitalisasi lembaga-lembaga pendidikan yang terfokus pada potensi lokal.

8. Pembentukan lembaga-lembaga keterampilan/pelatihan yang terfokus pada pengembangan potensial lokal.

9. Menjamin akses masyarakat terhadap peningkatan keterampilan, baik di tingkat lokal, nasional, maupun internasional.

10. Mengefektifkan keterlibatan lembaga pendidikan berbasiskan keagamaan untuk pengembangan potensi lokal.

11. Mendorong program-program kepemudaan yang kreatif dan inovatif di berbagai bidang.

12. Pengembangan dan memberikan penghargaan terhadap capaian prestasi pemuda di bidang seni, olahraga, budaya, dan akademis.

 

MISI 2

Mendayagunakan Sumber Daya Perempuan yang Maju dalam mempercepat kesetaraan dan keadilan gender.

1. Percepatan pemberdayaan perempuat petani, perkebunan, dan peternakan dalam mendukung pembangunan di sektor ekonomi kerakyatan.

2. Mendorong pengarusutamaan gender (Gender mainstreaming) dalam pembangunan berkelanjutan di Sumatera Selatan.

3. Mengembangkan anggaran responsif gender guna mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender.

4. Mengundangkan pengarusutamaan gender dalam anggaran, kebijakan pendidikan dan kesehatan dalam bentuk peraturan daerah.

5. Memberdayakan perempuan agar kualitasnya meningkat untuk menempati posisi strategis di pemerintahan guna terciptanya pemerintahan yang sensitif gender.

6. Memfasilitasi pemberdayaan perempuan di berbagai daerah Sumatera Selatan.

7. Mendorong terciptanya ruang publik yang ramah terhadap perempuan dan anak.

8. Mempercepat tumbuhnya sensivitas gender di dalam kehidupanmasyarakat untuk meminimalisir kekerasan terhadap perempuan dan anak diruang domestik dan ruang publik.

9. Mendorong APBD mengakomodir kebutuhan praktis gender dan kebutuhan strategis gender.

10. Membangun iklim politik yang ramah terhadap perempuan atau sadar gender.

 

MISI 3

Menciptakan sektor pertanian, perikanan, dan perternakan yang Maju berbasiskan kedaulatan, pengetahuan, keterampilan, dan daya saing yang kompetitif.

1. Pengembangan sentra-sentra ekonomi pertanian, perikanan, dan peternakan masyarakat di Sumatera Selatan, dengan pendekatan partisipatif dan kewilayahan.

2. Mendorong investasi sektor pertanian dan perikanan yang berbasis pemberdayaan masyarakat lokal.

3. Pelibatan LSM, Ormas, dan Koperasi-koperasi untuk mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat setempat yang bersifat partisipatif dan kompetitif.

4. Peningkatan produksi dan produktivitas hasil-hasil pertanian tanaman pangan, peternakan, perikanan, dan perkebunan rakyat.

5. Meningkatkan kapasitas dan kualitas penyuluh-penyuluh pertanian yang Maju dengan pendidikan keterampilan dan keahlian teknis.

6. Memfasilitasi peningkatan kualitas pengetahuan dan keterampilan petani-petani di Sumatera Selatan.

7. Mendorong dan mewujudkan pola-pola corporate social responsibility (CSR) yang berbasis masyarakat lokal yang berkelanjutan (Sustainability).

8. Perluasan kebijakan asuransi lahan pertanian di Sumatera Selatan.

9. Memfasilitasi pembelian beras petani yang di distribusikan ke PNS untuk menjaga stabilitasi harga beras dan kesejahteraan petani.

10. Mengundangkan Peraturan Daerah tentang pengutamaan pembangunan kebun/hutan plasma bagi perusahaan/investor bidang perkebunan dan kehutanan /HTI.
11. Mengundangkan Peraturan Daerah tentang perlindungan hak-hak petani.

12. Mengedepankan pendekatan dialogis dalam setiap konflik pertanian dan pertanahan.

13. Mengembangkan pengetahuan lokal yang berkaitan dengan sektor pertanian, perkebunan dan peternakan.

 

MISI 4

Menciptakan sektor energi, pertambangan dan sumber daya air yang Maju yang berbasis pada kemaslahatan, keadilan, dan berwawasan lingkungan.

1. Menfasilitasi proses eksplorasi, pengolahan, dan distribusi kegiatan pertambangan yang senantiasa berada dalam koridor partisipasi dan kesejahteraan masyarakat lokal.

2. Mendorong pembangunan pembangkit listrik mulut tambang batu bara.

3. Pembangunan industri keenergian kreatif yang berbasiskan batubara di tingkat masyarakat lokal.

4. Mengundangkan Peraturan Daerah yang menekankan keterlibatan dan partisipasi masyarakat dan pemerintah daerah setempat.

5. Peningkatan kualitas pengetahuan dan keterampilan masyarakat daerah agar mampu terlibat dalam kegiatan pertambangan dan energi.

6. Membangun pengembangan sektor-sektor energialternatif(air, udara, biofuel, biomass) bebasiskan pada potensi daerah di Sumatera Selatan.

7. Pengembangan sistem teknologi baru dalam efektifitas system transportasi batubara.

8. Revitalisasi sistem irigasi yang mendukung system pertanian masyarakat.

9. Menjamin kemudahan masyarakat untuk mengakses air bersih.

10. Mempercepat pembangunan infrastruktur yang mendukung industri pertambangan batubara.

 

MISI 5

Menciptakan sektor perekonomian yang Maju berbasis ekonomi kerakyatan dengan model pembangunan berkelanjuatan (sustainability development) .

1. Pengembangan ekonomi kreatif di sektor jasa dan industry kecil/menengah.

2. Pengembangan kawasan komoditas/sektor unggulan berbasis potensi sumber daya lokal.

3. Membangun infrastruktur dalam mempercepat pembangunan perekonomian rakyat.

4. Memfasilitasi pembangunan industri sektor hilir dari potensi ekonomi masyarakat.

5. Penyediaan data dan informasi perekonomian secara komprehensif dan real time dan Online.

6. Membentuk bank data potensi dan perkembangan ekonomi Sumatera Selatan secara online.

7. Mengembangkan industri pengolahan (manufaktur) dengan memprioritaskan penggunaan sebesar-besarnya tenaga kerja lokal dan pemenfaataan sumber daya alam (resources)/ Bahan Baku lokal.

8. Penataan pola hubungan ekonomi antar investor di sektor pertanian, jasa, pertambangan, dengan masyarakat lokal yang mengedepankan pendekatan dialogis dan partisipatif.

 

MISI 6

Memperkuat suasana kehidupan social, budaya, dan agama yang rukun, aman, berakhlaq, bertaqwa.

1. Mendorong penguatan pengetahuan keagamaan masyarakat agar terbentuk masyarakat madani yang regius.

2. Menfasilitasi tokoh agama dalam meningkatkan pengetahuan keagamaan.

3. Reinventing budaya lokal dan pengetahuan lokal dalam membangun identitas kultural masyarakat Sumatera Selatan.

4. Mendorong memajukan bahasa lokal sebagai kekayaan khas budaya Sumatera Selatan.

5. Mendorong budaya lokal dan pengetahuan lokal ke dalam kurikulum muatan lokal di sekolah-sekolah sebagai proses pengembangan budaya lokal yang dapat berkontribusi dalam membangun karakter bangsa.

6. Menjamin kebebasan untuk mengembangkan dan mengekspresikan seni budaya masing-masing di daerah Sumatera Selatan.

7. Menfasilitasi semua aktifitas lembaga kebudayaan dan keagamaan untuk berpartisipasi dalam membangun penguatan toleransi dalam kehidupan bermasyarakat.

8. Membangun akses ruang-ruang kreatifitas seni dan budaya yang mampu menciptakan ruang publik yang berbudaya di seluruh Sumatera Selatan.

9. Menekan tingkat kemiskinan guna memperkecil kesenjangan social yang dapat melahirkan konflik social.

10. Mendorong peran dan fungsi POLRI yang dibantu TNI dalam penciptaan rasa aman dan damai dalam kehidupan masyarakat di Sumatera Selatan.

11. Memperkuat institusi-institusi lokal yang sudah ada di dalam masyarakat untuk menjaga keamanan lingkungan sosial.

 

MISI 7

Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang harmonis, transparan, dan akuntabel.

1. Membangun hubungan administrasi pemerintahan yang lebih harmonis dengan Bupati/Walikota se-Sumsel sebagai bagian dari proses reformasi birokrasi.

2. Mendorong pengutamaan kepentingan publik oleh pelayanan publik dengan pelayanan birokrasi yang berbasis teknologi informasi.

3. Revitalisasi infrastruktur pelayanan publik, baik secara manual maupun online.

4. Membangun jaringan interkoneksi layanan publik yang bersifat lintas Kabupaten/Kota, yang bisa diakses publik secara online 24 Jam/hari, 7 hari/minggu.

5. Peningkatan kualitas aparatur pemerintahan di semua bidang.

6. Menciptakan pelayanan publik secara terpadu, cepat, dan mudah.

7. Melibatkan unsur LSM/Ormas dalam pelaksanaan kegiatan pembangunan oleh lembaga pemerintahan.

8. Mendorong masyarakat untuk melakukan kontrol terhadap kinerja pemerintahan dalam rangka pencegahan terhadap tindak korupsi dan tindakan penyelewengan guna menciptakan pemerintahan yang baik (Good Goverment)

9. Menempatkan posisi semua stakeholder (tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pendidikan, Bupati dan Walikota) di Sumsel dalam satu kepentingan pembangunan Sumatera Selatan Maju.

10. Memfasilitasisasi forum Kepala Daerah se-Sumatera Selatan dengan menjadwalkan pertemuan rutin dalam jangka waktu tertentu.

11. Melakukan kunjungan ke semua daerah secara berkala untuk penyerapan aspirasi dan mendorong keunggulan potensi masyarakat.

12. Melibatkan institusi pendidikan tinggi di daerah sebagai think tank pembangunan daerah.

13. Menjadikan lembaga pers dan media massa sebagai mitra dalam pembangunan daerah.