Herman Deru Janji Buat Perda Tenaga Kerja

Herman Deru Janji Buat Perda Tenaga Kerja

MUARAENIM-Calon Gubernur Sumsel Herman Deru (HD) berjanji jika terpilih menjadi Gubernur Sumsel akan membuat Perda tenaga kerja, yang dapat menjamin pengangguran mendapatkan pekerjaan.

“Ini harus dilakukan jika kita ingin mengatasi masalah pengangguran di Sumsel,” ujar Herman Deru, Senin (16/4/2018), saat melaksanakan kampanye tatap muka dengan warga Muaraenim.

Dikatakan Herman, dari aspirasi masyarakat yang masuk kepadanya ada beberapa hal yang urgen dan harus secepatnya ditindaklanjuti oleh pemerintah Sumsel yakni masalah pengangguran (tenaga kerja), masalah harga karet, berobat gratis, sekolah gratis, jalan dan pertanian.

Sebagai contoh masalah tenaga kerja, kata Herman, salah satu cara untuk mengurangi pengangguran di Sumsel yakni dengan membuat Perda Tentang Tenaga Kerja. Dimana, semua investor baik itu BUMN/BUMD/BUMS wajib memperkerjakan tenaga kerja lokal kecuali yang benar-benar tidak tersedia di lokal (tenaga ahli). Dan tenaga ahlipun mereka harus alih tekhnologi dengan tenaga kerja lokal sehingga kedepan tenaga kerja lokal bisa trampil dan ahli sehingga terus menerus tergantung dengan tenaga kerja luar.

Kemudian untuk masalah harga karet, lanjut Herman, kita tidak bisa serta merta mengatakan tergantung dengan pasar, sebab dahulu ada pabrik ban Intirub di Sumsel. Nanti kita akan hidupkan lagi, dan bahan bakunya karet dari petani di Sumsel diprioritaskan sehingga harga karet bisa bersaing seiring dengan pelatihan dan peningkatan SDM petani karet.

Lalu masalah sekolah dan berobat gratis, sambung Herman, itu adalah hak masyarakat dan pemerintah yang mengaturnya. Akan kita sempurnakan sehingga masyarakat benar-benar gratis dan tidak ada lagi mengeluarkan biaya untuk sekolah seperti menyiapkan peralatan dan perlengkapan sekolah. Kemudian masalah pertanian, kita akan buat sistem pertanian di OKUT yang terbukti sukses dan maju dan menjadi percontohan di Indonesia. Lalu yang tidak kalah pentingnya akan menghidupkan lagi kearifan lokal seperti adat istiadat, budaya, kesenian dan sebagainya yang merupakan ciri khas Bangsa Indonesia.

“Kita tidak usah malu mengadopsi program pemimpin sebelumnya jika memang bagus, bahkan disempurnakan lagi, yang penting konsisten, jangan ganti Gubenur ganti lagi kebijakan sehingga tidak tuntas-tuntas,” ujarnya.

Sementara itu Aldan (40) mantan Kades Matas, Kecamatan Tanjung Agung, mengatakan, bahwa warga tidak mau lagi janji-janji tetapi bukti. Untuk itu, jika Herman Deru terpilih menjadi Gubernur Sumsel, pihaknya akan langsung meminta bukti untuk diimplementasikan di desanya.

“Saya sudah pernah ke rumahnya (Herman Deru) ketika jadi Bupati, dan saya buktikan tidak pernah susah bertemu dan selalu dilayani. Karena itu saya yakin dengan janjinya,” ujarnya. (lp)